en id

Berita

15 MARET 2015 COUNTER PENJUALAN TIKET DI GEDUNG TERMINAL BANDARA SYAMSUDIN NOOR BERALIH FUNGSI MENJADI CUSTOMER SERVICE

18 Mar 2015

kembali ke list


Banjarbaru - Seluruh counter penjualan tiket di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin akan segera ditutup. Penutupan ini akan dilakukan per tanggal 15 Maret 2015 sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor HK.209/I/16.PHB.2014 tanggal 31 Desember 2015 tentang Peningkatan Pelayanan Publik di Bandar Udara Seluruh Indonesia. Surat tersebut dikeluarkan dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat pengguna jasa transportasi udara. 

Ada beberapa hal yang ditekankan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam Surat Edaran tersebut. Beliau meminta secara khusus kepada seluruh penyelenggara bandar udara untuk mengambil langkah-langkah peningkatan pelayanan dengan meniadakan ruangan penjualan tiket penerbangan (tiket sale counter) di gedung terminal penumpang, melarang penggunaan taksi yang tidak terdaftar (taksi gelap) untuk beroperasi di Bandar Udara dan memberlakukan larangan merokok di area sisi udara (air side) maupun diruangan yang mempunyai akses ke sisi udara. 

Terkait perubahan fungsi counter penjualan tiket menjadi ruangan costumer service ini diharapkan dapat mengurangi praktek percaloan tiket yang kerap terjadi di setiap bandara disamping dapat juga mengurangi tingkat kepadatan bandara.

Ada beberapa maskapai yang saat ini membuka counter penjualan tiket di bandara Syamsudin Noor Banjarmasin yaitu Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, Sriwijaya Air, Kalstar Aviation, Susi Air dan Jhonlin Air Transport. 

Bandara Syamsudin Noor sendiri telah mengkoordinasikan hal tersebut dengan pihak maskapai yang ada. Selain itu, Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Syamsudin Noor telah melakukan sosialisasi dengan cara pemasangan spanduk / banner himbauan kepada pengguna jasa bandara di area terminal.

Manajemen menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan agar dapat menyiapkan tiketnya yang dapat dibeli melalui online ataupun agen-agen perjalanan, karena per tanggal 15 Maret 2015 counter penjualan tiket di gedung terminal Bandara Syamsudin Noor akan segera ditutup. (GRA)