en id

Berita

Berharap Lahir Menteri dari Guntung Damar

30 Oct 2014

kembali ke list


BANJARBARU - Berawal dari obrolan ringan GM PT Angkasa Pura (Persero) I Bandara Syamsudin Noor Akhmad Munir dengan Walikota Banjarbaru Ruzaidin Noor, akhirnya berdiri Rumah Pintar di Jalan Guntung Damar, Guntung Payung. Munir berharap Rumah Pintar tersebut dapat melahirkan calon-calon menteri untuk Indonesia masa depan.

"Saat gowes dengan pak walikota, beliau melihat ada rumah penduduk dijadikan TK kemudian beliau bilang kepada saya untuk dibangun rumah pintar, saya langsung bilang siap," kata Munir saat acara peresmian dan penyaluran bantuan bina lingkungan PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Syamsudin Noor yang berlokasi di Rumah Pintar Jalan Guntung Damar RT 12, RW 03, Guntung Payung, kemarin.

Rumah Pintar tersebut dibangun dengan dana 100 persen dari Angkasa Pura. Tak hanya bangunan, koleksi buku dan fasilitas lainnya juga disediakan. Selain rumah pintar juga dibangun Laboratorium Komputer untuk SDN Landasan Ulin Timur 6. Ada 30 unit komputer serta meja kursi dan tiga buah AC. Tak hanya itu, saat peresmian juga diserahkan bantuan usaha kepada beberapa pelaku usaha yang berlokasi di sekitar bandara termasuk bantuan bagi pembangunan rumah ibadah.

Diterangkan Munir, sumber dana pembangunan berasal dari dana kemitraan. Tahun ini pihaknya akan menyalurkan Rp2 miliar, Rp1,6 diantaranya sudah disalurkan dan sisa Rp400 juta akan disalurkan dalam penyaluran Tahap 4 nanti.

Walikota Banjarbaru Ruzaidin Noor berharap bantuan dari PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Syamsudin Noor bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Ini sudah kedua kalinya ada bantuan rumah pintar dan perangkat komputer, saya kira ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Rumah pintar bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan,” ujarnya.

Penanggungjawab Rumah Pintar Guntung Damar Sifak Laila berharap minat baca masyarakat termasuk pelajar bisa meningkat. Dengan demikian, warga di wilayah tersebut bisa makin maju. “Sekarang yang punya pendidikan tinggi di daerah kami bisa dihitung dengan jari, kami ingin ada peningkatan dan perubahan pola pikir masyarakat kami,” cetusnya.

Kepala SDN Landasan Ulin Timur 6 Banjarbaru Siti Hamdah mengaku bersyukur sekolahnya dapat bantuan laboratorium komputer. “Anak-anak kami awalnya hanya sebagian saja paham komputer, dengan adanya lab komputer ini semoga bisa meningkatkan pemahaman,” harapnya. (Gina Rizky / sumber : Radar Banjarmasin )