en id

Berita

KAMPANYE ANTI ASAP ROKOK DI BANDARA SYAMSUDIN NOOR

14 Jan 2016

kembali ke list


Banjarbaru, dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap pengguna jasa, Bandara Syamsudin Noor menggelar kampanye anti asap rokok di terminal dari area check in hingga kedatangan bagian luar terminal. Hal ini sebagai upaya untuk mengurangi kebiasaan beberapa pengguna jasa yang masih belum mematuhi rambu-rambu dilarang merokok di luar tempat yang sudah disediakan oleh manajemen.

Kampanye anti asap rokok di Bandara Syamsudin Noor memang sudah lama gencar dilakukan, seperti tahun 2015 lalu di mana manajemen juga melakukan hal yang sama. Yang menarik, kampanye kali ini mengikutsertakan para siswa dari sekolah penerbangan Tadika Puri Banjarbaru yang tengah melaksanakan program magang di Bandara Syamsudin Noor. Kampanye ini dimulai pada hari ini, kamis, 14 Januari 2016 hingga akhir bulan Januari atau dapat diperpanjang sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan.

"Kami tidak ingin kebiasaan merokok sembarangan seseorang mengganggu kenyamanan pengguna jasa lainnya. Semua berhak merasa nyaman di bandara oleh karena itu perlu saling memahami dengan merokok di tempat yang sudah disediakan." ungkap General Manager, Handy Heryudhitiawan.

Senada dengan General Manager, Subiono selaku Safety Management System, Quality Management, & Customer Service Department Head sebagai penggagas kegiatan ini juga mengatakan " Kami menyadari bahwa menghentikan kebiasaan merokok itu pekerjaan yang sulit, tapi mari setidaknya mengurangi dan merokok hanya di tempat yang sudah disediakan saja agar tidak ada pengguna jasa lain yang terganggu kenyamanan dan pastinya kesehatannya. " tambahnya

Para penggiat kampanye anti asap rokok terus berjuang di tengah keramaian bandara. Mereka membawa asbak sembari mengingatkan para perokok untuk mematikan dan membuang puntungnya. Jika tidak berkenan, mereka diarahkan ke area merokok yang telah disediakan. Pengguna jasa yang menyaksikan kegiatan ini pun mendukung sepenuhnya upaya positif yang sangat bermanfaat bagi kenyamanan dan kesehatan lingkungan ini.

"Kalau ini dilakukan setiap hari pasti perokok sembarangan juga merasa malu. Bandara Syamsudin Noor sudah banyak kemajuan, kalau ditambah tanpa asap rokok pasti kita semua juga senang. " ujar seorang pengunjung bandara, Alya.

Bandara Syamsudin Noor sendiri telah menyediakan ruangan di beberapa titik seperti di area kedatangan terminal bagian luar serta ruang tunggu terminal sehingga diharapkan semua pengguna jasa memahami hal tersebut. (humas)