en id

Berita

PERTEMUAN KOORDINASI PEMBENTUKAN FORUM BANDARA SEHAT

26 May 2016

kembali ke list


Banjarbaru , Bertempat di Parahyangan Restaurant, Banjarbaru, Rabu, 25 Mei 2016 Manajemen  Bandara Syamsudin Noor beserta sejumlah instansi berkumpul bersama dalam rangka  pertemuan koordinasi dan pembentukan forum bandara sehat bertemakan "Mewujudkan Bandara Syamsudin Noor Yang Sehat."

Diwakili oleh  Sukardi, Airport Facilities & Readiness Section Head Bandara Syamsudin Noor  selaku narasumber, kegiatan yang dihadiri oleh mitra kerja dan mitra usaha Bandara  Syamsudin Noor seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan, maskapai, imigrasi, hingga konsesioner ini  diantaranya membahas mengenai konsep hingga implementasi eco airport khususnya yang ada di bandara-bandara di Asia.

" Eco Airport  sendiri merupakan bandara yang telah dilakukan pengukuran yang terukur terhadap  beberapa komponen yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan untuk  menciptakan lingkungan yang sehat di bandara dan sekitarnya. "  terang Sukardi.

Lebih lanjut, beliau   menambahkan " Tujuannya diantaranya adalah untuk mewujudkan bandara yang  mempunyai visi global lingkungan hidup, melaksanakan pengelolaan bandara yang  terpadu, serasi, dan selaras dengan lingkungan sekitarnya, serta  menyelenggarakan bandara yang dapat mendukung tercapainya pembangunan  berkelanjutan. "  Ujarnya.

Terkait dengan  kebijakan yang mengatur, eco airport sesuai dengan PP no. 42 tahun 2012  bahwasannya setiap bandara wajib menerapkan bandara yang ramah lingkungan.  Untuk mencapai target tersebut, perlu dilakukan langkah-langkah implementasi  Eco Airport yakni pembentukan ,eco airport council penyusunan Airport  Environment Plan, pelaksanaan, evaluasi jangka menengah serta evaluasi secara   keseluruhan.

Adapun struktur  organisasi implementasi Eco Airport yang nantinya akan dibentuk adalah General  Manager Bandara Syamsudin Noor sebagai ketua implementasi Eco Airport, dengan  wakilnya Kepala Bidang yang menangani bidang lingkungan di bandara, dalam hal  ini adalah Kantor Kesehatan Pelabuhan. Anggotanya diantaranya mitra  kerja  Bandara Syamsudin Noor (airline, groundhandling, imigrasi, dll) serta mitra  usaha atau konsesioner Bandara Syamsudin Noor.

Pertemuan ini  menghasilkan beberapa hal diantaranya usulan untuk membentuk tim gabungan yang  melibatkan lintas instansi untuk mengkampanyekan larangan anti merokok di area  Bandara Syamsudin Noor, perlunya pelatihan dari Dinas Kesehatan terkait  penanganan kecelakaan penumpang ringan di terminal kepada semua personil, serta  relokasi poliklinik di area luar terminal bandara sehingga memudahkan pengguna  jasa untuk mengaksesnya. (humas BDJ)