en id

Berita

PEDULI KESEHATAN, BANDARA SYAMSUDIN NOOR GANDENG YPKI ADAKAN SOSIALISASI KANKER & TUMOR

22 Apr 2016

kembali ke list


Banjarbaru, Manajemen Bandara Syamsudin noor Banjarmasin peduli terhadap kesehatan karyawan dan karyawati dengan menggangdeng Yayasan Peduli Kanker Indonesia (YPKI) dalam kegiatan sosialisasi pencegahan kanker dan tumor yang diadakan  hari ini, Jumat, 22 April 2016 di Ruang Rapat Kayuh Baimbai pada pukul 09.20 WITA, tepat setelah senam sehat bersama usai.

Konsultan Kesehatan Ibu Nur Iqlimah, SKM selaku pembicara memaparkan berbagai hal diantaranya adalah faktor pemicu kanker dan tumor, cara mengenali dan mendeteksi gejala awal kanker pada rahim yaitu kanker serviks, kanker endometrium, dan kanker ovarium, mengenali dan mendeteksi gejala awal kanker payudara, hingga cara sehat dan hemat menghindari kanker dan tumor.

" Kegiatan ini sangat penting bagi karyawan dan karyawati mengingat kebanyakan dari kami masih awam akan pengetahuan semacam ini, padahal sudah banyak yang mengidapnya dan biasanya baru diketahui saat sudah stadium lanjut." Tutur General Manager, Handy Heryudhitiawan di sela-sela sambutannya.

Lebih lanjut lagi General Manager juga menceritakan pengalamannya saat beberapa rekan kerjanya yang terdahulu ada yang mengidap penyakit yang sama. Beliau berharap hal seperti  itu tidak terjadi pada karyawan Bandara Syamsudin Noor.

" Kesehatan itu mahal harganya, semua harus saling peduli, saling mengingatkan satu sama lain dan yang paling penting, kegiatan sharing pengetahuan semacam ini harus lebih sering diselenggarakan." ungkap General  Manager.

Meningkatnya angka kematian penderita kanker dan tumor pada umumnya disebabkan karena kurangnya informasi dan referensi pengetahuan terkait penyakit kanker dan tumor itu sehingga seringkali masyarakat mengetahui penyakitnya saat sudah tahap stadium lanjut yang mana sudah sulit untuk diobati.

" Inilah yang harus kita cegah." kata Ibu Nur Iqlimah, SKM.

Beliau menambahkan " Sebenarnya gejala timbulnya kanker dan tumor dapat dideteksi sejak dini. Caranya dengan selalu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan minimal satu tahun sekali melalui general check up, papsmear bagi wanita yang telah menikah, dan lain sebagainya."

Untuk pencegahannya sendiri dapat dilakukan dengan cara mengubah pola hidup sehat, mengkonsumsi jus sirsak tanpa campuran gula secara rutin setiap sesudah makan selama satu tahun penuh, serbuk keladi, serta yang paling ampuh karena mengandung paling banyak zat anti kanker adalah temu putih yang saat ini sudah banyak diproduksi dalam bentuk serbuk siap konsumsi.

Kegiatan ini semakin menarik karena dilengkapi dengan simulai mendeteksi penyakit kanker dan tumor serta sesi tanya jawab. Banyaknya pertanyaan yang muncul dari karyawan menunjukan antusiasme para peserta terhadap salah satu penyakit yang mematikan itu.

" Atas nama Manajemen kami mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Peduli Kanker Indonesia. Semoga ke depannya akan ada kegiatan sosialisasi kesehatan semacam ini sehingga karyawan dan karyawati kami makin peduli terhadap kesehatan. " Tutur General Manager sembari menyerahkan tanda mata kepada Ibu Nur Iqlimah, SKM. (humas)